Selasa, 28 Maret 2017 | 09:15:42
DINAS PERIKANAN DAN TANAMAN PANGAN
Diposting Oleh andi | Jenis SKPD: Dinas | 09 Februari 2017
Nama Kepala : Ir. H.AMIR HASBI, ME
NIP Kepala : 196404061993031006
Website Instansi : dispertakabbthari.blogspot.co.id / E-mail : disperta.kab.batanghari@gmail.com
Alamat Kantor : Jalan Jenderal Sudirman Telp : 0743-21051 Fax : 0743-21437 Muara Bulian 36613
TUGAS POKOK DAN FUNGSI

TUGAS POKOK DAN FUNGSI

         

Berdasarkan Peraturan Bupati Batang Hari nomor 41 Tahun 2013 Tentang uraian tugas dan fungsi Kepala Dinas, Sekretaris, Kepala Bidang, Kepala Subbagian, Kepala Seksi dan Kelompok Jabatan Fungsional pada Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Batang Hari, Tugas Pokok dan Fungsi dimaksud adalah sebagai berikut :

 

 

KEPALA DINAS

 

  1. Dinas Pertanian Tanaman Pangan dipimpin oleh seorang Kepala Dinas yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah.
  2. Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan mempunyai tugas memimpin, menetapkan arah kebijakan, mengarahkan, mengkoordinir, mengawasi pelaksanaan tugas agar berjalan sesuai Peraturan Perundang-undangan yang berlaku.

Untuk menyelenggarakan tugas sebagaimana dimaksud Kepada Dinas Pertanian Tanaman Pangan menyelenggarakan fungsi :

  1. Perumusan, penetapan dan pelaksanaan kebijakan teknis pembangunan pertanian tanaman pngan;
  2. Pengawasan, pengendalian dan pengkoordinasian pelaksanaan penbangunan pertanian tanaman pangan;
  3. Pengelolaan barang milik daerah di lingkngan Dinas Pertanian Tanaman Pangan;
  4. Pembinaan, pengarahan dan pemberian petunjuk teknis pelaksanaan tugas kepada bawahan;
  5. Pemberian dukungan administrasi, organisasi dan tata laksana serta memberikan pelayanan teknis administratif kepada seluruh perangkat daerah, perangkat wilayah admnistratif dan instansi vertikal;
  6. Pengkoodinasian kegiatan yang berhubungan dengan kewenangan otonomi darah di bidang pertanian tanaman pangan;
  7. Monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan pembangunan pertanian tanaman pangan;
  8. pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan Bupati.

(1) Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan membawahkan :

  1. Sekretariat;
  2. Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian;
  3. Bidang Produksi Tanaman Pangan;
  4. Bidang Program, Promosi dan Pemasarana Hasil Pertanian, dan

(2) Masing-masing Sekretariat dan Bidang dipimpin oleh seorang Sekretaris dan Kepala Bidang yang berda dibawah dan bertanggung jawab kepada kepala dinas

 

SEKRETARIS

 

Sekretaris mempunyai tugas pemberiankan pelayanan administratif kepada satuan organisasi Dinas Pertanian Tanaman Pangan, melakukan koordinasi dan pembinaan dalam urusan umum, kesekretariatan, hubungan masyarakat, perlengkapan, kerumahtanggaaan dinas, kepegawaian dan keuangan.

Untuk menyelenggarakan tugas sebagaimana dimaksud sekretaris mempunyai  fungsi :

  1. Pemberian bimbingan, pengarahan dan petunjuk teknis di bidang tugas kepada bawahan;
  2. Penyelenggarakan pengelolaan urusan umum, kepegawaian dan keuangan;
  3. Penyusunan dan pengajuan perencanaan kebutuhan anggaran dinas;
  4. Pelaksanaan pengamanan dan pemeliharaan serta penatausahaan barang milik daerah dilingkungan Dinas Pertanian Tanaman Pangan;
  5. Pelaksanaan pengajuan perrmohonan penetapan status untuk penguasaan dan penggunaan barang milik daerah dilingkungan dinas sesaui ketentuan yang berlaku;
  6. Pelaksanaan pengawasan dan pengendalian atas penggunaan barang milik daerah dilingkungan dinas yanag ada dalam penguasaannya;
  7. Pengkoordinasian pelaksanaan tugas-tugas bidang
  8. Pelaksanaan evaluasi realisasi pelaksanaan tugas dibidang kesekretariatan; dan
  9. Pelaksanaan tugas – tugas lain yang diberikan oleh atasan;

 

(1) Sekretaris membawahkan :

  1. Subbagian Umum dan Aset
  2. Subbagian Keuangan; dan
  3. Subbagian Kepegawaian.

(2) Masing – masing Sub Bagian dipimpin oleh seorang Kepala Sub Bagian yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Sekretaris;

Kepala Sub Bagian Umum dan Aset

Kepala Sub Bagian Umum dan Aset mempunyai tugas melaksanakan Administrasi umum, Aset, rumah tangga, perlengkapan, surat menyurat, kearsiapan dan kehumasan.

Untuk menyelenggarakan tugas sebagaimana dimaksud Kepala Sub Bagian Umum dan Aset mempunyai  fungsi :

  1. Pemberian bimbingan, pengarahan dan petunjuk teknis dibidang tugas kepada bawahan;
  2. Pengelolaan surat menyurat, ekspedisi, pengadaan, pendistribusian dan melaksanakan kearsipan;
  3. Penhiapan bahan penyusunan kebutuhan barang di lingkungan Dinas Pertanian Tanaman Pangan;
  4. Pelaksanaan pengamanan dan pemeliharaan serta penatausahaan barang milik daerah dlingkngan Dinas Pertannian tanaman Pangan;
  5. Penyiapan bahan pelaksanaan pengajuan permohonan penetapan status untuk pengusaan dan penggunaan barang milik daerah dilingkungan dinas;
  6. Pelaksanaan pengawsan dan pengendalia atas pengunaan barang milik dareah dilingkungan dinas yang ada dalam penguasaannya;
  7. Pelaksanaan pencatatan, penomoran dan inventarisasi barang milik daerah dilingkungan Dinas Pertanian Tanaman Pangan;
  8. Penyiapan data penyusunan dan penyampaian laporan penglolaan barang milik daerah dilingkungan dinas sesui ketentuan yang berlaku;
  9. Pengadaan , pendistribusian peralatan, perlengkapan kantor dan rumah tangga dinas serta melaksanakan kegiatan kehumasan;
  10. Pemeliharaaan keamanan, kebersihan kantor dan rumah tangga dinas, dan
  11. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan.

Kepala Sub Bagian Kepegawaian

 

Kepala Sub Bagian Kepegawaian mempunyai tugas membantu Sekretaris dalam melaksanakan urusan dibidang kepegawian.

Untuk menyelenggarakan tugas sebagaimana dimaksud Kepala Sub Bagian Kepegawaian mempunyai  fungsi :

  1. Pemberian bimbingan, pengarahan dan petunjuk teknis dibidang tugas kepada bawahan;
  2. Pelaksanaan pengelolaan administrasi, kesehateraan pegawai, pendidikan dan pelatihan pegawai;
  3. Penyiapan bahan pembinaan dan analisis kebutuhan pegawai;
  4. Penyiapan bahan dan pelaksanaan analisis jabatan dan analisis beban kerja pegawai; dan
  5. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan.

Kepala Subbagian Keuangan

Kepala Sub Bagian Keuangan mempunyai tugas membantu Sekretaris dalam melaksanakan pengelolaan dan penatausahaan keuangan daerah dilingkungan Dinas Pertanian Tanaman Pangan.

Untuk menyelenggarakan tugas sebagaimana dimaksud Kepala Subbagian Keuangan  menyelenggarakan  fungsi :

  1. Penyiapan dokumen anggaran dinas;
  2. Pemberian imbingan, pengarahan dan petunjuk teknis dibidang tugas kepada bawahan
  3. Penyiapan bahan pengelolaan dan penatausahaan keuangan;
  4. Pelaksanaan administrasi keuangan, perbendaharaan, verifikasi dan pembukuan;
  5. Penerimaan dan melakukan pembayaran atas pasal-pasal anggaran rumah tangga dinas, sebagaimana tercantum dalam APBD, baik menurut anggaran rutin maupun pembangunan;
  6. Penyiapan bahan evaluasi dan penysunan laporan keuangan; dan
  7. pelaksanaan tugas lain yang di berikan oleh atasan.

 

KEPALA BIDANG PRASARANA DAN SARANA PERTANIAN

 

Kepala Bidang Prasarana dan Sarana mempunyai tugas menyiapkan  perumusan pelaksanaan kebijakan, penyusunan standar, norma, pedoman, kriteria dan prosedur serta pemberian bimbingan teknis di Bidang Pengelolaan Lahan, Air, alat dan mesin pertanian, pupuk, pestisida dan pembiayaan pertanian.

Untuk menyelenggarakan tugas sebagaimana dimaksud Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Pertanian menyelenggarakan  fungsi :

  1. perumusan teknis dibidang pengelolaan lahan, air, alat dan mesin pertani, pupuk, pestisida, dan pembiayaa pertanian.
  2. Pemberian bimbingan, pengarahan dan petunjuk teknis dibidang rehabilitasi, pengembangan lahan, pengelolaan lahan dan air, alat dan mesin pertanian, pupuk , pestisida dan pembiayaan pertanian;
  3. Pelaksanaan koordinasi intern dan antar unit kerja dilingkungan dinas dan instansi terkait lainnya;
  4. Pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan program dan kegiatan bidang; dan
  5. pelaksanakan tugas lain yang diberikan atasannya.

 

(1) Kepala Bidang Prasarana dan Sarana membawahkan :

  1. Seksi Pengelolaan Lahan dan Air;
  2. Seksi ALAT DAN Mesin Pertanian; dan
  3. Seksi Pupuk, Pestisida dan Pembiyaan

(2) Masing – masing Seksi dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian.

 

Kepala Seksi Pengelolaan Lahan dan Air

Kepala Seksi Pengelolaan Lahan dan Air sebabagaimana dimaksud mempunyai tugas melaksanakan, identifikasi, pembinaan, pemanfaatan sumber daya lahan dan air yang sesuai dengan agro ekosistem.

Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud Seksi Pengelolaan Lahan dan Air menyelenggarakan  fungsi :

  1. Pemberian bimbingan, pengarahan dan petunjuk teknis di bidang tugas kepada bawahan;
  2. Pelaksanaan pembinaan dan pengembangan di bidang pemanfaatan lahan. Rehabilitasi lahan, jalan utasaha tani dan pengendalian lahan;
  3. Pelaksanaan pembinaan dan pengembangan di bidang sumberdaya air, informasi iklim, jaringan irigasi serta Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A)/Gabungan Petani Pemakai Air (GP3A);
  4. Penyusunan standar, norma, pedoman  kriteria dan prosedur pengolahan lahan dan air;
  5. Pemberian bimbingan teknis pengembangan lahan dan air;
  6. Pengumpulan , mengidentifikasi dan menglah data pengolahan lahan dan air;
  7. Penyusunan laporan pelaksanaan program dan kegiatan; dan
  8. pelaksanakan tugas lain yang diberikan atasannya.

Kepala Seksi Alat dan Mesin Pertanian

Kepala Seksi Alat dan Mesin Pertanian mempunyai tugas melaksanakan pembinaan, rekayasa, modifikasi, pengkajian penerapan, bimbingan teknis serta penyebaran informasi di bidang Alat dan Mesin Pertanian.

Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud Kepala Seksi Alat dan Mesin Pertanian menyelenggarakan  fungsi :

  1. pelaksanakan pemberian bimbingan, pengarahan dan petunjuk teknis dibidang tugas kepada bawahan;
  2. penyebaran informasi Alat dan Mesin Pertanian (ALSINTAN) yang direkomendasi kan kepada petani
  3. pelaksanaan bimbingan, pengembangan Alsintan yang sesuai dengan rancangan Standar Nasional Indonesia (SNI);
  4. pelaksanaan binbingan dan pengawasan mutu penggunaan alsintan dengan memperhatikan aspel dan pengaruhnya terhadap produksi tanaman;
  5. pelaksanaan bimbingan teknis dan penggunaan serta pemberdaya Alsintan kepada petani dan kelembagaan alsintan;
  6. pelaksanaan koordinasi intern dan antar unit kerja di lingkungan dinas serta instansi terkait lainnya;
  7. pelaksanakan evaluasi dan membuat laporan realisasi pelaksanaan tugas Alsintan kepada atasan; dan
  8. pelaksanaan tugas lain yang diberikan atasannya.

Kepala Seksi Pupuk, Pestisida dan Pembiayaan

Kepala Seksi Perluasan Pupuk, Pestisida dan Pembiayaan mempunya tugas melaksanakan pembinaan, bimbingan teknis serta menyusun standar, norma, pedoman, kriteria, evaluasi di bidang Pupuk, Pestisida dan Pembiayaan Pertanian;

Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud Kepala Seksi Pupuk, Pestisida dan Pembiayaan menyelenggarakan  fungsi :

  1. pemberian bimbingan, pengarahan dan petunjuk teknis kepada bawahan;
  2. penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis penggunaan pupuk, pestisida dan pembiayaan pertanian;
  3. pembinaan dan pengembangan penggunaan, pengawasan peredaran pupuk dan pestisida;
  4. pemberian pertimbangan teknis untuk pengembangan usaha taaman pangan dan hortikultura melalui sember permodalan;
  5. menyusunan standar, norma, pedoman, teknis, kriteria, dan prosedur penggunaan pupuk, pestisida dan pembiayaan pertanian;
  6. pelaksanaan koordinasi intern dan antar unit kerja di lingkungan dinas serta instansi terkait lainnya;
  7. pelaksanaan evaluasi dan pelaporan realisasi pelaksanaan tugas; dan
  8. pelaksanakan tugas lain yang diberikan atasannya.

 

KEPALA BIDANG PRODUKSI TANAMAN PANGAN

 

Kepala Bidang Produksi Tanaman Pangan, mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas kepala dinas dibidang perlindungan tanaman dan pasca panen tanaman pangan, pembinaan pengembangan produksi padi, serealia, kacang-kacangan dan umbi-umbian, mengkoordinasikan, merumuskan, mengarahkan, mengevaluasi tugas-tugas seksi yang berada dibawahnya.

Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud, kepala Bidang Produksi Tanaman Pangan menyelengarakan fungsi :

  1. Pelaksanaan bimbingan dan pemberian petunjuk teknis dibidang tugas kepada bawahan;
  2. pelaksanaan pembinaan peningkatan dan pengembangan produksi Tanaman Pangan;
  3. pelaksanaan pembinaan dan pengembangan perbenihan tanaman Pangan;
  4. Pelaksanaan pembinaan dan perlindungan tanaman pangan;
  5. Pelaksanaan pembinaan dan penerapan teknologi pasca panen tanaman pangan serta menyusun data ketersediaan peralatan pasca panen;
  6. Pelaksanaan koordinasi interen dan antar unit kerja dilingkungan dinas serta instansi terkait lainnya;
  7. Pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan program dan kegiatan bidang;
  8. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan.

(1) Kepala Bidang Produksi Tanaman Pangan membawahkan :

  1. Seksi perlindungan tanaman dan Pasca Panen Tanaman Pangan;
  2. Seksi Pengembangan Produksi Kacangan-kacangan dan Umbi-umbian; dan
  3. Seksi Pengembangan Produksi Padi dan Serealia.

(2) Masing – masing Seksi dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Bidang Produksi Tanaman Pangan.

Kepala Seksi Perlindungan Tanaman dan Pasca Panen Tanaman Pangan.

Kepala Seksi Perlindungan Tanaman dan Pasca Panen Tanaman Pangan sebagaimana dimaksud diatas mempunyai tugas melaksanakan pengawasan penyebaran Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) dan pasca panen tanaman panggan, pembinaan operasional, pengendalian, pemetaan perkembangan OPT, menganalisa perkiraan serangan OPT, pembinaan dan bimbingan pengunaan pupuk dan pestisida, melaksanakan pembinaan dan menyusun kebutuhan peralatan pasca panen tanaman pangan.

Untuk melaksanakan tugas sebagaimana yang dimaksud diatas, kepala seksi perlindungan tanaman dan pasca panen tanaman pangan menyelenggarakan fungsi;

  1. Pemberiaan bimbingan, pengarahan dan petunjuk teknis dibidang tugas kepada bawahan;
  2. Pelaksanaan pembinaan operasional pengendalian oranisme pengganggu tanaman (OPT);
  3. Pelaksanaan prakiraan serangan dan pemetaan perkembangan oranisme pengganggu tanaman (OPT);
  4. Pelaksanaan bimbingan pengamatan dan pengendalian OPT kepada petani;
  5. Pelaksanaan penetapan larangan/keluar/masuk media pembawa OPT ke atau dari daerah lain atau antar wilayah didalam daerahnya;
  6. Pelaksanaan bimbingan pemanfaatan dan pemeliharaan sarana perlindungan tanaman kepada petani;
  7. penganalisaan kerugian akibat serangan organisme pengganggu tanaman;
  8. pelaksanaan pembinaan penerapan teknologi pasca panen dan perhitungan kehilangan hasil tanaman pangan;
  9. Pelaksanaan pembinaan pengembangan dan penggunaan pupuk dan pestisida kepada petani.
  10. Pelaksanaan koordinasi intern dan antar unit kerja dilingkungan dinas serta instansi terkait lainnya;
  11. Pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan program dan kegiatan; dan
  12. Melaksankan tugas-tugas lain yang diberikan oleh atasan.

Kepala Seksi Pengembangan Produksi Kacang-kacangan dan Umbi-Umbian

Kepala Seksi Pengembangan Produksi Kacang-kacangan dan Umbi-umbian sebagaimana disebut di atas mempunyai tugas meyiapkan bahan penetapan kebijakan teknis pengawasan penggunaan benih unggul bermutu, pemanfaatan sarana teknologi perbenihan, pembinaan penangkar, peningkatan dan pengembangan produksi, melaksanakan bimbingan penerapan dan penyebaran teknologi baru kacang-kacangan dan umbi-umbian.

Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud diatas kepala Kepala Seksi Pengembangan Produksi Kacang-kacangan dan Umbi-Umbian menyelenggarakan fungsi :

  1. Pemberian bimbingan, pengarahan dan petunjuk teknis dibidang tugas kepada bawahan;
  2. Penyiapan, pengumpulan, pengolahan bahan dan data penetapan kebijaksanaan dibidang pengembangan produksi Kacang-kacangan dan umbi-umbian;
  3. Perencanaan, pelaksanaan, pengaturan dan pemantauan pengadaan serta penyaluran benih Kacang-kacangan dan umbi-umbian;
  4. Pelaksanaan pembinaan dan penumbuhan serta pengembangan penangkaran benih Kacang-kacangan dan umbi-umbian;
  5. Pembinaan perbanyakan dan penyaluran benih kacang-kacangan dan umbi-umbian yang dilakukan swasta;
  6. Pelaksanaan pengawasan pengendalian benih kacang-kacangan dan umbi-umbian yang bermutu dan berlabel;
  7. Pelaksanaan pembinaan, monitoring, pengawasan, pengendalian dan evaluasi program pengembangan produksi Kacang-kacangan dan umbi-umbian;
  8. Pelaksanaan, pengumpulan, penyiapan, pengolahan, penyajian bahan dan data paket teknologi kacang-kacangan dan umbi-umbian;.
  9. Penyampaian rekomendasi hasil teknologi Kacang-kacangan dan umbi-umbian kepada petani;
  10. Pelaksanaan koordinasi intern dan antar unit kerja dilingkungan dinas serta instansi terkait lainnya;
  11. Monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan program dan kegiatan; dan
  12. Melaksankan tugas-tugas lain yang diberikan oleh atasan.

Kepala Seksi Pengembangan Produksi Padi dan Serealia

Kepala Seksi Pengembangan Padi dan Serealia sebagaimana dimaksud diatas mempunyai tugas meyiapkan bahan penetapan kebijakan pengawasan penggunaan benih unggul bermutu, pemanfaatan sarana teknologi perbenihan, pembinaan penangkar benih, peningkatan dan pemgembangan produksi, melaksanakan bimbingan penerapan dan penyebaran teknologi baru padi dan serealia .

Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud diatas kepala seksi pengembangan padi dan serealia meyelenggarakan fungsi :

  1. Pelaksanaan pemberian bimbingan, pengarahan dan petunjuk teknis dibidang tugas kepada bawahan .
    1. Penyiapan, bahan dan data penetapan kebijakan teknis pengembangan produksi padi dan serealia.
    2. Perencanaan, pelaksanaan, pengaturan dan pemantauan pengadaan serta penyaluran benih padi dan serealia.
    3. Pelaksanaan pembinaan dan penumbuhan serta pengembangan penangkaran benih padi dan serealia.
    4. Pembinaan perbanyakan dan penyaluran benih yang dilakukan swasta.
    5. Pelaksanaan pengawasan pengendalian benih bermutu dan berlabel;
    6. penyiapan bahan dan data komoditas potensial dibidang padi dan serealia.
    7. Pelaksanaan, pengumpulan, penyiapan, pengolahan, penyajian bahan dan data paket padi dan serealia;
    8. Penyampaian rekomendasi hasil teknologi padi dan serealia kepada petani;
    9. Pelaksanaan koordinasi intern dan antar unit kerja dilingkungan dinas serta instansi terkait lainnya;
    10. Pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan program dan kegiatan; dan
    11. Melaksankan tugas-tugas lain yang diberikan oleh atasan.

 

KEPALA BIDANG PRODUKSI TANAMAN HORTIKULTURA

 

Kepala Bidang Produksi Tanaman Hortikultura sebagaimana dimaksud mempunyai tugas melaksanakan peningkatan produksi hortikultura, pembinaan pengembangan perbenihan, perlindungan tanaman dan teknologi pasca panen hortikultura serta mengkoordinasikan, merumuskan, mengarahkan, mengevaluasi tugas-tugas seksi yang berada  dibawahnya.

Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud Kepala Bidang Produksi Tanaman Hortikultura menyelenggarakan fungsi :

  1. Pelaksanaan bimbingan, pengarahan dan petunjuk teknis di bidang tugasnya;
  2. Pelaksanaan pembinaan dan pengembangan perbenihan hortikultura;
  3. Pelaksanaan pembinaan dan pengembangan produksi Hortikultura;
  4. Pelaksanaan penyiapan paket teknologi produksi tanaman hortikultura;
  5. Pelaksanaan pemetaan, analisa perkiraan kerugian yang diakibatkan oleh OPT Hortikultura;
  6. Pelaksanaan penyiapan dan penyusunan data ketersediaan serta rencana kebutuhan dan pengembangan peralatan pasca panen tanaman hortikultura;
  7. Pelaksanaan koordinasi intern dan antar unit kerja di lingkungan dinas serta instansi terkait lainnya;
  8. Pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan program dan kegiatan; dan
  9. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan;

(1) Kepala Bidang Produksi Tanaman Pangan membawahkan :

  1. Seksi Perlindungan Tanaman dan Pasca Panen Tanaman Hortikultura;
  2. Seksi Pengembangan Buah-buahan dan Biofarmaka; dan
  3. Seksi Pengembangan Sayur-sayuran dan Tanaman Hias.

(2) Masing – masing Seksi dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Bidang Produksi Hortikultura.

 

Kepala Seksi Perlindungan Tanaman dan Pasca Panen Hortikultura

Kepala Seksi Perlindungan Tanaman dan Pasca Panen Horitkultura sebagaimana dimaksud memepunyai tugas melaksanakan pembinaan di bidang perlindungan tanaman, menganalisa kerugian akibat serangan OPT Hortikultura, mengevaluasi, memantau serangan OPT Hortikultura, menyusun data ketersediaan dan rencana kebutuhan peralatan pasca panen.

Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud Kepala Seksi Perlindungan Tanaman dan Pasca Panen Horitkultura, menyelenggarakan fungsi :

  1. Pemberian, bimbingan, pengarahan dan petunjuk teknis di bidang tugas kepada bawahan;
  2. Pelaksanaan pengumpulan, penyiapan, pengolahan bahan dan data perlindungan tanaman hortikultura;
  3. Pelaksanaan pembuatan peta penyebaran oranisme pengganggu tanaman hortikultura di daerah;
  4. Pelaksanaan pengamatan, bimbingan dan pengendalian oranisme pengganggu tanaman hortikultura kepada petani;
  5. Pelaksanaan bimbingan pemanfaatan dan pemeliharaan sarana perlindungan tanaman hortikultura kepada petani;
  6. Pelaksanaan pembinaan penerapan teknologi pasca panen dan perhitungan kehilangan hasil tanaman hortikultura;
  7. Pelaksanaan penyusunan ddata ketersediaan serta melakukan koordinasi intern dan antar unit kerja di lingkungan dinas serta instansi terkait lainnya;
  8. Pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan program dan kegiatan; dan
  9. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan;

Kepala Seksi Pengembangan Buah-Buahan dan Biofarmaka

Kepala Seksi Pengembangan Buah-Buahan dan Biofarmaka sebagaimana dimaksud mempunyai tugas melaksanakan pengembangan produksi mengevaluasi, memantau, mengawasai penyebaran teknologi anjuran, perbenihan dan paket teknologi tanaman  buah-buahan dan biofarmaka.

Untuk melaksanakan tugas dan sebagaimana dimaksud Kepala Seksi Pengembangan Buah-buahan dan Biofarmaka mempunyai menyelenggarakan fungsi:

  1. Pelaksanaan pemberiankan bimbingan, pengarahan dan petunjuk teknis di bidang tugas kepada bawahan;
  2. Pelaksanaan pengumpulan, penyiapan, pengolahan bahan dan data pengembangan produksi  buah-buahan dan biofarmaka;
  3. Pelaksanaan perencanaan, pengaturan, pemantauan penyediaan serta penyaluran benih buah-buahan dan biofarmaka ;
  4. Pelaksanaan pembinaan pengelolaan Balai Benih Utama Hortikultura ;
  5. Pelaksanaan pengumpulan, penyiapan, pengolahan, penyajian bahan dan data pelaksanaan paket teknologi buah-buahan dan biofarmaka;
  6. Pelaksanaan pemantauan, pengawasan dan bimbingan penerapan teknologi anjuran buah-buahan dan biofarmaka ;
  7. Pelaksanaan penelitian dan inovasi teknologi tanaman buah-buahan dan biofarmaka ;
  8. Pelaksanaan pengoordinasian intern dan antar unit kerja di lingkungan dinas serta instansi terkait lainnya;
  9. Pemberiankan pertimbangan dan saran kepada Kepala Bidang Produksi Tanaman Hortikultura;
  10. Pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan program dan kegiatan; dan
  11. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan;

Kepala Seksi Pengembangan Sayuran dan Tanaman Hias

Kepala Seksi Pengembangan Sayuran dan Tanaman Hias sebagaimana dimaksud mempunyai tugas melaksanakan pengembangan produksi, mengevaluasi, memantau, mengawasi penyebaran teknologi anjuran, perbenihan dan paket teknologi tanaman sayur-sayuran dan tanaman hias.

Untuk menyelenggarakan tugas sebagaimana dimaksud Kepala Seksi Pengembangan Sayur-sayurasn dan Tanaman Hias mempunyai fungsi :

  1. Pemberiankan bimbingan, pengarahan dan petunjuk teknis di bidang tugas kepada bawahan;
  2. Pelaksanaan pengumpulan, penyiapan, pengolahan bahan dan data pengembangan produksi  sayur-sayuran dan tanaman hias;
  3. Perencanaan, pengaturan penyediaan serta penyaluran benih sayuran dan tanaman hias ;
  4. Pelaksanaan pengumpulan, penyiapan, pengolahan, penyajian bahan dan data pelaksanaan paket teknologi sayuran dan tanaman hias;
  5. Pelaksanaan pemantauan, pengawasan dan pengevaluasian pelaksanaan bimbingan penerapan teknologi anjuran  sayur-sayuran dan tanaman hias ;
  6. penelitian dan inovasi teknologi tanaman sayuran dan tanaman hias ;
  7. Pelaksanaan koordinasi intern dan antar unit kerja di lingkungan dinas serta instansi terkait lainnya;
  8. Pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan program dan kegiatan;
    1. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan;

 

KEPALA BIDANG PROGRAM, PROMOSI DAN PEMASARAN HASIL PERTANIAN

Kepala Bidang Program, Promosi dan Pemasaran Hasil Pertanian mempunyai tugas menyiapkan perumusan pelaksanaan kebijakan, menyusun rencana anggaran dan program kerja, penyusunan pedoman teknis, kriteria dan prosedur serta pemberian bimbingan teknis, melakukan pengawasan, pengendalian, evaluasi dan pelaporan.

Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud Kepala Bidang Program, Promosi dan Pemasaran Hasil Pertanian menyelenggarakan  fungsi :

  1. Pelaksanaan koordinasi penyusunan program kerja dinas;
  2. Pemberian bimbingan, pengarahan dan petunjuk teknis dibidang tugas kepada bawahan;
  3. Penyusunan dan pengajuan perencanaan kebutuhan dan penganggaran kegiatan dilingkungan dinas;
  4. Pelaksanaan pembinaan dan pengembangan dibidang promosi dan informasi pasar;
  5. Pelaksanaan pembinaan dan pengembangan usaha pemasaran hasil pertanian;
  6. Pelaksanaan koordinasi intern dan antar unit kerja di lingkungan dinas serta instansi terkait lainnya;
  7. Pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan hasil pelaksanaan progam dan pembangunan pertanian; dan
  8. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan atasannya;

 

(1) Kepala Bidang Program, Promosi dan Pemasaran Hasil Pertanian membawahkan:

  1. Seksi Program dan Informasi;
  2. Seksi Promosi dan Pemasaran Hasil Pertanian; dan
  3. Seksi Evaluasi dan Pelaporan ;

(2) Masing-masing seksi dipimpin oleh seorang kepala seksi yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Bidang Program, Promosi dan Pemasaran Hasil Pertanian.

Kepala Seksi Program dan Informasi

Kepala Seksi Program dan Informasi mempunyai tugas menyusun program kerja dan menyajikan data statistik pertanian.

Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud Kepala Seksi Program dan Informasi  menyelenggarakan fungsi :

  1. Pemberian bimbingan, pengarahan dan petunjuk teknis dibidang tugas kepada bawahan;
  2. Pengumpulan bahan dan penyusunan program kerja dinas;
  3. Pelaksanaan penyajian data statistik pertaian tanaman pangan dan hortikultura;
  4. Pelaksanaan koordinasi intern dan antar unit kerja di lingkungan dinas; dan
  5. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan atasannya.

 

Kepala Seksi Promosi dan Pemasaran Hasil Pertanian

Kepala Seksi Promosi dan Pemasaran Hasil Pertanian sebagaimana dimaksud mempunyai tugas menyiapkan bahan perumusan kebijakan teknis, menyusun standar, norma, pedoman, kriteria dan prosedur serta pembinaan teknis promosi dan informasi pasar dan pemasaran hasil pertanian.

Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud Kepala Seksi Promosi dan Pemasaran Hasil Pertanian menyelenggarakan fungsi :

  1. Pemberian bimbingan, pengarahan dan petunjuk teknis di bidang tugas kepada bawahan;
  2. pengumpulan dan penyiapan bahan bimbingan dan petunjuk teknis sistem promosi dan informasi pasar hasil pertanian;
  3. Pengumpulan, pengolahan, penyajian dan penyabar luasan data promosi dan informasi pasar;
  4. Pelaksanaan pembinaan dan pengembangan promosi produk-produk pertanian;
  5. Pelaksanaan pembinaan, bimbingan pengelolaan, pengawasan, penyiapan bahan petunjuk teknis, standar, kriteria dan prosesur dibidang pengawasan mutu hasil pertanian;
  6. Pelaksanaan koordinasi intern dan antar unit kerja di lingkungan dinas serta instansi terkait dalam bidang tugasnya;
  7. Pelaksanaan evaluasi dan membuat laporan realisasi pelaksanaan tugas kepada atasan; dan
  8. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan atasannya.

Kepala Seksi Evaluasi dan Pelaporan

 

Kepala Seksi Evaluasi dan Pelaporan sebagaimana dimaksud, mempunyai tugas mengumpulkan data stastistik pertanian, melakukan evaluasi dan pelaporan kegiatan pembangunan pertanian.

Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud Kepala Seksi Evaluasi dan Pelaporan menyelenggarakan fungsi :

  1. Pemberian bimbingan, pengarahan dan petunjuk teknis dibidang tugas kepada bawahan;
  2. Pelaksanaan pengumpulan, penganalisaan, penyusunan data statistik pertanian;
  3. Monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan pertanian; dan
  4. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan atasannya.

Kelompok Jabatan Fungsional

Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud mempnyai tugas melaksanakan sebagian tugas pemereintah daerah sesuai dengan keahlian apabila dibutuhkan.

(1) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud teridiri dari sejumlah tenaga fungsional yang diatur dan ditetapkan berdasarkan peraturan perundang-undangan.

(2) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dimpin oleh seorang tenaga fungsional senior yang ditunjuk.

(3) Jumlah tenaga fungsional sebagaimana dimaksud ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja.

(4) Jenis dan jenjang jabatan fungsional sebagaimana dimaksud diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku

(5) Kelompok jabatan fungsional mempunyai tugas sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.


STRUKTUR ORGANISASI

 

 

KEGIATAN DALAM GAMBAR :

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Peserta Pelatihan

 

Pengenal dan Cara Setting GPS