Minggu, 24 September 2017 | 06:43:49
DINAS TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA
Diposting Oleh dispertan | Jenis SKPD: Dinas | 23 Mei 2017
Nama Kepala : H. Bakhtiar,SP.
NIP Kepala : 196110131982031003
Website Instansi :
Alamat Kantor : Jalan Jenderal Sudirman Muara Bulian
TUGAS POKOK DAN FUNGSI

Kepala Dinas


Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura mempunyai tugas membantu Bupati melaksanakan Urusan Pemerintahan dibidang Pertanian sub urusan Tanaman Pangan dan Hortikultura yang menjadi kewenangan Daerah dan Tugas Pembantuan yang diberikan kepada Daerah.

Untuk menyelenggarakan tugas sebagaimana dimaksud Kepada Dinas  Tanaman Pangan dan Hortikultura menyelenggarakan fungsi :

  1. Perumusan, penetapan dan pelaksanaan kebijakan teknis pembangunan pertanian tanaman pngan;
  2. Pengawasan, pengendalian dan pengkoordinasian pelaksanaan penbangunan pertanian tanaman pangan;
  3. Pengelolaan barang milik daerah di lingkngan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura;
  4. Pembinaan, pengarahan dan pemberian petunjuk teknis pelaksanaan tugas kepada bawahan;
  5. Pemberian dukungan administrasi, organisasi dan tata laksana serta memberikan pelayanan teknis administratif kepada seluruh perangkat daerah, perangkat wilayah admnistratif dan instansi vertikal;
  6. Pengkoodinasian kegiatan yang berhubungan dengan kewenangan otonomi darah di bidang  tanaman pangan dan Hortikultura;
  7. Monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan pembangunan tanaman pangan dan Hortikultura;
  8. pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan Bupati.
  9. Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura membawahkan :
    1. Sekretariat;
    2. Bidang Prasarana dan Sarana;
    3. Bidang Tanaman Pangan;
    4. Bidang Hrtikultura, dan
    5. Bidang Penyuluhan Pertanian.
  10. Masing-masing Sekretariat dan Bidang dipimpin oleh seorang Sekretaris dan Kepala Bidang yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Dinas

Sekretaris


Sekretaris mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta koordinasi pelaksanaan tugas dilingkungan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura.

Untuk menyelenggarakan tugas sebagaimana dimaksud sekretaris mempunyai  fungsi :

  1. Koordinasi penyusunan kebijakan,rencana,program,kegiatan, dan anggaran dibidang Tanaman Pangan dan hortikultura;
  2. Pengelolaan dan data informasi dibiadang Tanaman Pangan dan Hortikultura;
  3. Koordinasi dan pelaksanaan kerja sama dibidang Tanaman Pangan dan Hortikultura;
  4. Koordinasi pengelolaan dan laporan keuangan dilingkungan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura;
  5. Penyusunan bahan rancangan peraturan perundang-undangan dan fasilitasi bantuan hukum dibaidang Tanaman Pangan dan Hortikultura;
  6. Pelaksanaan urusan organisasi dan tatalaksana dilingkungan Dainas Tanaman Pangan dan Hortikultura;
  7. Pengelolaan Kepegawaian dilingkungan Dainas Tanaman Pangan dan Hortikultura;
  8. Penyusunan bahan pelaksanaan urusan tugas pemabanatuan dibidang Tanaman Pangan dan Hortikultura;
  9. Koordinasi dan penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat dibidang Tanaman Pangan Dan Hortikultura;
  10. Koordinasi pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan dibidang Tanaman Pangan dan Hortikultura;
  11. Pengelolaan barang milik daerah dilingkungan Dainas Tanaman Pangan Dan Hortikultura;
  12. Pelaksanaan urusan ketata usahaan dan rumah tangga dilingkungan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura;
  13. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan Kepala Dinas.
  1. Sekretaris membawahkan :
  1. Subbagian Umum dan Kepegawaian;
  2. Subbagian Perencanaan,Evaluasi dan Pelaporan; dan
  3. Subbagian Keuangan.
  1. Masing – masing Sub Bagian dipimpin oleh seorang Kepala Sub Bagian yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Sekretaris

Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian

            (1).Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian berda dibawah Sekretariat.

   (2).Sub Bagian Umum dan Kepegwaian dipimpin oleh seorang Kepala Sub Bagian.

(3).Sub Bagian Umum dan Kepegawaian melaksanakan tugas penyiapan dan koordinasi penyelenggaraan Urusan Umum,Aset dan Kepegawaian yang menjadi tanggung jawab Dinas Tanman Pangan dan Hortikultura.

2.2.2.2.  Kepala Sub Bagian Perencanaan,Evaluasi dan Pelaporan

(1). Sub Bagian Perencanaan,Evaluasi dan Pelaporan berada dibawah Sekretariat.

(2).  Sub Bagian Perencanaan, Evaluasi dan Pelaporan dipimpin oleh Kepala Sub Bagian dan bertanggung jawab kepada Sekretaris;

(3).  Sub Bagian Perencanaan,Evaluasi dan Pelaporan melaksanakan tugas penyiapan dan koordinasi penyelenggaraan urusan Perencanaan,Evaluasi dan Pelaporan yang menajadi tanggung jawab Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura.

2.2.2.3. Kepala Subbagian Keuangan

                             (1). Sub Bagian Keuangan berada dibawah Sekretariat

                             (2). Sub Bagian Keuangan dipimpin oleh Kepala Sub Bagian berkedudukan dibawah dan bertanggung jawab kepada Sekretaris

(3). Sub Bagian Keuangan melaksanakan tugas penyiapan dan koordinasi   penyelenggaraan urusan Keuangan yang menjadi tanggung jawab Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura.

                           2.2.3.   Kepala Bidang Prasarana dan Sarana

Kepala Bidang Prasarana dan Sarana mempunyai tugas penyusunan, pelaksanaan kebijakan,dan pemberian bimbingan teknis, serta pemantauan dan evaluasi dibidang prasarana dan sarana pertanian.

Untuk menyelenggarakan tugas sebagaimana dimaksud Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Pertanian menyelenggarakan  fungsi :

  1. Penyusunan kebijakan dibidang prasarana dan sarana pertanian;.
  2. Penyadiaan infrastruktur pertanian;
  3. Pengembangan potensi dan pengelolaan lahan dan irigasi pertanian;
  4. Penyediaan,pengawasan,dan bimbingan penggunaan pupuk,pestisida,serta alat dan mesin pertanian;
  5. Pemberian bimbingan pembiayaan pertanian;
  6. Pemberian fasilitas investasi pertanian;
  7. Pemantauan dan evaluasi dibidang sarana dan prasarana pertanian; dan
  8. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan tugas dan fungsinya
  1. Kepala Bidang Prasarana dan Sarana membawahkan :
  1. Seksi Lahan dan Irigasi;
  2. Seksi Pupuk, Pestisida, Alat, dan Mesin Pertanian (Alsintan); dan
  3. Seksi pembiayaan dan investasi;
  1. Masing – masing Seksi dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian.

2.2.3.1.   Kepala Seksi Lahan dan Irigasi

Kepala seksi lahan dan irigasi  melaksanakan tugas :

  1. Melakukan penyiapan bahan penyusunan rencana dan anggaran seksi lahan dan irigasi;
  2. Melakukan penyiapan bahan penyusunan kebijakan, dibidang pengembangan lahan dan irigasi pertanian;
  3. Melakukan penyiapan bahan penyediaan lahan, jalan usaha tani, dan jaringan irigasi tersier;
  4. Melakukan penyusunan peta pengembangan, rehabilitasi, konservasi, otimalisasi dan pengendalian lahan pertanian;
  5. Melakukan penyiapan bahan pengembangan tata ruang dan tata guna lahan pertanian
  6. Melakukan penyiapan bahan bimbingan pemberdayaan kelembagaan pemakai air
  7. Melakukan penyusunan laporan dan pendokumentasian kegiatan seksi lahan dan irigasi; dan
  8. Melakukan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang sesuai dengan tugasnya

2.2.3.2.   Kepala Seksi Pupuk,Pestisida,Alat dan Mesin Pertanian ( Alsintan)

Kepala Seksi Alat dan Mesin Pertanian mempunyai tugas melaksanakan pembinaan, rekayasa, modifikasi, pengkajian penerapan, bimbingan teknis serta penyebaran informasi di bidang Alat dan Mesin Pertanian.

Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud Kepala Seksi Alat dan Mesin Pertanian menyelenggarakan  fungsi :

  1. Melakukan penyiapan bahan penyusunan rencana dan anggaran seksi pupuk, pestisida, alat dan mesin pertanian;
  2. Melakukan penyiapan bahan penyusunan kebijakan dibidang pupuk, pestisida, alat dan mesin pertanian;
  3. Melakukan penyediaan pupuk, pestisida, alat dan mesin pertanian;
  4. Melakukan pengawasan peredaran dan pendaftaran pupuk, pestisida, alat dan mesin pertanian;
  5. Melakukan penjaminan mutu pupuk, pestisida, alat dan mesin pertanian;
  6. Melakukan penyusunan laporan dan pendokumentasian kegiatan seksi pupuk, pestisida, alat dan mesin pertanian; dan
  7. Melakukan tugas lain yang diberikan oleh kepala bidang sesuai dengan tugasnya.

2.2.3.3.   Kepala Seksi Pembiayaan,Investasi

Kepala seksi pembiayaan dan investasi melaksanakan tugas :

  1. Melakukan penyiapan bahan penyusunan rencana dan anggaran seksi pembiayaan dan investasi;
  2. Melakukan penyiapan bahan penyusunan kebijakan dan pemberian bimbingan teknis dibidang pembiayaan pertanian;
  3. Melakukan pendampingan dan supervisi dibidang pembiayaan pertanian;
  4. Melakukan bimbingan, fasilitas dan pelayanan investasi pertanian;
  5. Melakukan penyusunan laporan dan pendokumentasian kegiatan seksi pembiayaan dan investasi; dan
  6. melakukan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang sesuai dengan tugasnya

 

 

2.2.4.      Kepala Bidang Tanaman Pangan

Kepala Bidang Tanaman Pangan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan, pelaksanaan kebijakan, dan pemberian bimbingan teknis, serta pemantauan dan evaluasi dibidang tanaman pangan.

Dalam melaksanakan tugas Bidang Tanaman Pangan menyelenggarakan fungsi :

 

  1. Penyusunan kebijakan perbenihan, produksi, perlindungan, pengolahan dan pemasaran hasil dibidang tanaman pangan;
  2. Penyusunan rencana kebutuhan dan penyediaan benih dibidang tanaman pangan;
  3. Pengawasan mutu dan peredaran benih dibidang tanaman pangan;
  4. Pemberian bimbingan penerapan peningkatan produksi dibidang tanaman pangan
  5. Pengendalian dan penanggulangan hama penyakit, penanggulangan bencana alam, dan dampak perubahan iklim dibidang tanaman pangan;
  6. Pemberian bimbingan pascapanen, pengolahan dan pemasaran hasil dibidang tanaman pangan;
  7. Pemberian izin usaha/ rekomendasi teknis dibidang tanaman pangan;
  8. Pemantauan dan evaluasi dibidang tanaman pangan; dan
  9. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan tugas dan fungsinya.

 

  1. Kepala Bidang Produksi Tanaman Pangan membawahkan :
  1. Seksi Perbenihan Dan Perlindungan Tanaman Pangan;
  2. Seksi Produksi Tanaman Pangan; Dan
  3. Seksi Pasca Panen, Pengolahan Dan Pemasaran Hasil Tanaman

Masing – masing Seksi dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Bidang Produksi Tanaman Pangan.

2.2.4. 1.  Kepala Seksi Perbenihan dan Perlindungan Tanaman Pangan.

         Kepala seksi pembenihan dan perlindungan tanaman pangan melaksanakan tugas;

  1. Melakukan penyiapan bahan penyusunan rencana dan anggaran seksi pembenihan dan perlindungan tanaman pangan;
  2. Melakukan penyiapan bahan penyusunan kebijakan dibidang pembenihan dan perlindungan dibidang tanaman pangan;
  3. Melakukan penyiapan bahan penyediaan dan pengawasan peredaran benih dibidang tanaman pangan;
  4. Melakukan penyiapan bahan pengawasan dan pengujian mutu benih dibidang tanaman pangan;
  5. Melakukan penyiapan bahan sertifikasi benih dan pengendalian sumber benih dibidang tanaman pangan;
  6. Melakukan penyiapan bahan penyusunan rencana kebutuhan benih dan pengembangan varietas ungul dibidang tanaman pangan;
  7. Melakukan penyiapan bahan rekomendasi pemasukan dan pengeluaran benih yang beredar dibidang tanaman pangan;
  8. Melakukan penyiapan bahan bimbingan produksi benih dan kelembagaan benih dibidang tanaman pangan;
  9. Melakukan penyiapan bahan pengendalian sarana organisme pengganggu tumbuhan (OPT) dibidang tanaman pangan;
  10. Melakukan penyiapan bahan pengamatan OPT dibidang tanaman pangan ;
  11. Melakukan penyiapan bahan pengendalian, pemantauan, bimbingan operasional pengamatan dan peramalan OPT dibidang tanaman pangan;
  12. Melakukan pengelolaan data OPT dibidang tanaman pangan;
  13. Melakukan penyiapan bahan bimbingan kelembagaan OPT dibidang tanaman pangan;
  14. Melakukan penyiapan bahan sekolah lapang pengendalian hama terpadu dibidang tanaman pangan;
  15. Melakukan penyiapan bahan penanganan dampak perubahan iklim dibidang tanaman pangan;
  16. Melakukan penyiapan bahan penanggulangan bencana alam dibidang tanaman pangan;
  17. Melakukan penyiapan bahan bimbingan teknis perbenihan dan perlindungan dibidang tanaman pangan;
  18. Melakukan penyusunan laporan dan pendokumentasian kegiatan seksi perbenihan dan perlindungan tanaman pangan;
  19. Melakukan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang sesuai dengan tugasnya

2.2.4. 2.  Kepala Seksi Produksi Tanaman Pangan

Kepala Seksi Produksi Tanaman Pangan melaksanakan tugas :

  1. Melakukan penyiapan bahan penyusunan rencana dan anggaran seksi produksi tanaman pangan;
  2. Melakukan penyiapan bahan penyusunan kebijakan, dibidang peningkatan produksi tanaman pangan;
  3. Melakukan menyiapkan bahan penyusunan rencana tanam dan produksi dibidang tanaman pangan;
  4. Melakukan bimbingan peningkatan mutu dan produksi dibidang tanaman pangan;
  5. Melakukan bimbingan penerapan teknologi budidaya dibidang tanaman pangan;
  6. Melakukan penyusunan laporan dan pendokumentasian kegiatan seksi produksi tanaman pangan; dan
  7. Melakukan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang sesuai dengan tugasnya

2.2.4.3.   Kepala Seksi Pasca Panen,Pengolahan dan Pemasaran Hasil Tanaman Pangan

Kepala seksi pasca panen, pengolahan dan pemasaran hasil tanaman pangan melaksanakan tugas :

  1. Melakukan penyiapan bahan penyusunan rencana dan anggaran seksi pengolahan dan pemasaran hasil tanaman pangan;
  2. Melakukan penyiapan bahan penyusunan kebijakan dibidang pengolahan hasil tanaman pangan;
  3. Melakukan penyiapan bahan bimbingan dan pengembangan unit pengolahan hasil dibidang tanaman pangan;
  4. Melakukan penyiapan bahan kebutuhan alat pengolahan hasil dibidang tanaman pangan;
  5. Melakukan penyiapan bahan penerapan cara produksi pangan olahan yang baik (CPPOB) dan pemberian surat keterangan kelayakan pengolahan (SKKP/SKP) dibidang tanaman pangan;
  6. Melakukan pelayanan dan pengembangan informasi pasar dibidang tanaman pangan;
  7. Melakukan fasilitas promosi produk dibidang tanaman pangan;
  8. Melakukan penyiapan bahan pemberian bimbingan teknis pengolahan dan pemasaran hasil dibidang tanaman pangan;
  9. Melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kegiatan pengolahan dan pemasaran hasil dibidang tanaman pangan;
  10. Melakukan penyusunan laporan dan pendokumentasian kegiatan seksi pengolahan dan pemasaran hasil tanaman pangan; dan
  11. Melakukan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang sesuai dengan tugasnya

 

2.2.5.   Kepala Bidang Hortikultura

Kepala bidang Hortikultura mempunyai tugas melaksanakan penyusunan, pelaksanaan kebijakan, dan pemberian bimbingan teknis, serta pemantauan dan evaluasi dibidang hortikultura.

Dalam melaksanakan tugas Bidang Hortikultura menyelenggarakan fungsi:

  1. Penyusunan kebijakan pembenihan, produksi, perlindungan, pengolahan dan pemasaran hasil dibidang Hortikultura;
  2. Penyusunan rencana kebutuhan dan penyediaan benih dibidang Hortikultura;
  3. Pengawasan mutu dan peredaran benih dibidang Hortikultura;
  4. Pemberian bimbingan penerapan peningkatan produksi dibidang Hortikultura;
  5. Pengendalian dan penanggulangan hama penyakit, penanggulangan bencana alam, dan dampak perubahan iklim dibidang Hortikultura;
  6. Pemberian bimbingan pasca panen, pengolahan dan pemasaran hasil dibidang hortikultura;
  7. Pemberian izin usaha / rekomendasi teknis dibidang Hortikultura;
  8. Pemantauan dan evaluasi dibidang hortikultura; dan
  9. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan tugas dan fungsinya.

 

  1. Kepala Bidang Hortikultura, terdiri atas :
  1. Seksi Perbenihan dan Perlindungan Hortikultura;
  2. Seksi Produksi Hortikultura; dan
  3. Seksi Pasca Panen, Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hortikultura.

Masing – masing Seksi dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Bidang Produksi Hortikultura.

 

2.2.5. 1.  Kepala Seksi Perbenihan dan Perlindungan Hortikultura

Kepala Seksi Perbenihan dan Perlindungan Hortikultura melaksanakan tugas :

  1. Melakukan penyiapan bahan penyusunan rencana dan anggaran seksi perbenihan dan perlindungan Hortikultura;
  2. Melakukan penyiapan bahan penyusunan kebijakan dibidang perbenihan dan perlindungan dibidang Hortikultura;
  3. Melakukan penyiapan bahan penyediaan dan pengawasan peredaran benih dibidang Hortikultura;
  4. Melakukan penyiapan bahan pengawasan dan pengujian mutu benih dibidang Hortikultura;
  5. Melakukan penyiapan bahan sertifikasi benih dan pengendalian sumber benih dibidang Hortikultura;
  6. Melakukan penyiapan bahan penyusunan rencana kebutuhan benih dan pengembangan varietas unggul dibidang Hortikultura;
  7. Melakukan penyiapan bahan rekomendasi pemasukan dan pengeluaran benih yang beredar dibidang Hortikultura;
  8. Melakukan penyiapan bahan bimbingan produksi benih dan kelembagaan benih dibidang Hortikultura;
  9. Melakukan penyiapan bahan pengendalian serangan OPT dibidang Hortikultura;
  10. Melakukan penyiapan bahan pengamatan OPT dibidang hortikultura;
  11. Melakukan menyiapkan bahan pengendalian, pemantauan, bimbingan oprasional pengamatan dan peramalan OPT dibidang Hortikultura;
  12. Melakukan pengelolaan Data OPT dibidang Hortikultura;
  13. Melakukan penyiapan bahan bimbingan kelembagaan OPT dibidang Hortikultura;
  14. Melakukan penyiapan bahan sekolah lapangan pengendalian hama tepadu dibidang Hortikultura;
  15. Melakukan penyiapan bahan penanggulangan dampak perubahan iklim dibidang Hortikultura;
  16. Melakukan penyiapan bahan penanggulangan bencana alam dibidang Hotikultura;
  17. Melakukan penyiapan bahan bimbingan teknis perbenihan dan perlindungan dibidang Hortikultura;
  18. Melakukan penyusunan laporan dan pendokumentasiaan kegiatan Seksi Perbenihan dan Perlindungan Hortikultura;
  19. Melakukan tugas lain yang diberikan oleh Kepala BIdang sesuai dengan tugasnya.

 

 

2.2.5. 2.   Kepala Seksi Produksi Hortikultura

Untuk melaksanakan tugas dan sebagaimana dimaksud Kepala Seksi Produksi Hortikultura mempunyai menyelenggarakan fungsi:

  1. Melakukan penyiapan bahan penyusunan rencana dan anggaran SEksi Produksi Hortikultura;
  2. Melakukan penyiapan bahan penyusunan kebijakan, dibidang peningkatan produksi hortikultura;
  3. Melakukan menyiapkan bahan penyusunan rencana tanam dan produksi dibidang hortikultura ;
  4. Melkukan bimbingan peningkatan mutu dan produksi dibidang hortikultura ;
  5. Melakukan bimbingan penerapan teknologi budidaya dibiadang hortikultura;
  6. Melakukan penyusunan laporan dan pendokumentasian kegiatan Seksi Produksi Hortikultura ;
  7. Melakukan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang sessuai dengan tugasnya.

2.2.5. 3.  Kepala Seksi Pasca Panen,Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hortikultura

Kepala seksi pasca panen, pengolahan dan pemasaran hasil hortikultura melaksanakan tugas :

  1. Melakukan penyiapan bahan penyusunan rencana dan anggaran Seksi pengolahan dan pemasaran hasil hortikultura;
  2. Melakukan penyiapan bahan penyusunan kebijakan dibidang pengolahan hasil hortikultura;
  3. Melakukan penyiapan bahan bimbingan dan pengembangan unit pengolahan dibidang hortikultura ;
  4. Melakukan penyiapan bahan kebutuhan alat pengolahan hasil dibidang hortikultura;
  5. Melakukan penyiapan bahan penerapan cara produksi pangan olahan yang baik (CPPOB) dan pemberian surat keterangan kelayakan pengolahan (SKKKP/SKP) dibidang hortikultura ;
  6. Melakukan pelayanan dan pengembangan informasi pasar dibidang hortikultura;
  7. Melakukan fasilitasi promosi produk dibidang hortikultura;
  8. Melakukan penyiapan bahan pemberian bimbingan teknis pengolahan dan pemasaran hasil dibidang hortikultura;
  9. Melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kegiatan pengolahan dan pemasaran hasil dibidang hortikultura;
  10. Melakukan penyusunan laporan dan pendokumentasian kegiatan seksi pengolahan dan pemasaran hasil dibidang hortikultura;
  11. Melakukan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang sesuai dengan tugasnya.

2.2.6.   Kepala Bidang Penyuluhan Pertanian

Kepala Bidang Penyuluhan Pertanian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan, program dan pelaksanaan penyuluhan pertanian.

Kepala Bidang Penyuluhan Pertanian dalam melaksanakan tugas menyelenggarakan fungsi :

  1. Penyusunan kebijakan dan program penyuluhan pertanian;
  2. Pelaksanaan penyuluhan pertanian dan pengembangan mekanisme, tata kerja, dan metode penyuluhan pertanian;
  3. Pengumpulan, pengolahan, pengemasan, dan penyebaran materi penyuluhan bagi pelaku utama dan pelaku usaha;
  4. Pengolahan kelembagaan dan ketenagaan;
  5. Pemberian fasiltas penumbuhan dan pengembangan kelembagaan dan forum masyarakat bagi pelaku utama dan pelaku usaha;
  6. Peningkatan kapasitas penyuluh Pegawai Negeri Sipil, Swadaya Dan Swasta;
  7. Pemantauan dan evaluasi dibidang penyuluhan pertanian; dan
  8. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan tugas dan fungsinya.

 

  1. Kepala Bidang penyuluhan pertanian, terdiri atasn :
    1. Seksi kelembagaan penyuluhan pertanian;
    2. Seksi ketenagaan penyuluhan pertanian; dan
    3. Seksi metode dan informasi penyuluhan pertanian.
  2. Masing-masing seksi dipimpin oleh seorang kepala seksi yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Bidang Penyuluhan Pertanian.

2.2.6.1. Kepala Seksi Kelembagaan Penyuluhan Pertanian

Kepala Seksi kelembagaan penyuluhan pertanian sebagaimana dimaksud pada ayat (1) melaksanakan tugas :

  1. Melakukan penyiapan bahan penyusunan rencana dan anggaran seksi kelembagaan penyuluhan pertanian;
  2. Melakukan penyiapan bahan penyusunan kegiatan dibidang kelembagaan penyuluhan pertanian;
  3. Melakukan penyiapan bahan penguatan, pengembangan, peningkatan kapasitas dibidang kelembagaan penyuluhan pertanian;
  4. Melakukan penyiapan bahan penguatan, pengembangan, dan peningkatan kapasitas kelembagaan petani;
  5. Melakukan penyiapan bahan dan fasilitas akreditasi kelembagaan penyuluhan pertanian;
  6. Melakukan penyiapan bahan dan fasilitas sertifikasi dan akreditasi kelembagaan petani;
  7. Melakukan penyiapan bahan penilaian dan pemberian penghargaan balai penyuluhan pertanian;
  8. Melakukan penyusunan laporan dan pendokumentasian kegiatan seksi – seksi kelembagaan penyuluhan pertanian; dan
  9. Melakukan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang sesuai dengan tugasnya.

 

2.2.6.2.      Kepala Seksi Ketenagaan Penyuluhan Pertanian

Kepala seksi ketenagaan penyuluhan pertanian melaksanakan tugas :

  1. Melakukan penyiapan bahan penyusunan rencana dan anggaran seksi ketenagaan penyuluhan pertanian;
  2. Melakukan penyiapan bahan penyusunan kebijakan ketenagaan penyuluhan pertanian;
  3. Melakukan penyusunan dan pengelolaan data base ketenagaan penyuluhan pertanian;
  4. Melakukan penyiapan bahan dan pengembangan kompetensi kerja ketenagaan penyuluhan pertanian;
  5. Melakukan penyiapan bahan dan fasilitas penilaian dan pemberian penghargaan penyuluhan pertanian;
  6. Melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan tugas dan kegiatan penyuluhan pertanian;
  7. Melakukan penyusunan laporan dan pendokumentasian kegiatan seksi ketenagaan penyuluhan pertanian; dan
  8. Melakukan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang sesuai dengan tugasnya.

 

2.2.6.3. Kepala Seksi Metode dan Informasi Penyuluhan Pertanian

Kepala seksi metode dan informasi penyuluhan pertanian melaksanakan tugas :

  1. Melakukan penyiapan bahan penyusunan rencana dan anggaran seksi metode dan informasi penyuluhan pertanian;
  2. Melakukan penyiapan bahan penyusunan program penyuluhan pertanian;
  3. Melakukan penyiapan bahan penyusunan materi dan pengembangan metodologi penyuluhan pertanian;
  4. Melakukan penyiapan bahan supervisi materi dan pengembangan metodologi penyuluhan pertanian;
  5. Melakukan penyiapan bahan informasi dan media penyuluhan pertanian;
  6. Melakukan penyiapan bahan pengembangan dan pengolahan sistem manajeman informasi penyuluhan pertanian;
  7. Melakukan penyusunan laporan dan pendokumentasian kegiatan seksi metode dan informasi penyuluhan pertanian; dan
  8. Melakukan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang sesuai dengan tugasnya.

2.2.7.    Kelompok Jabatan Fungsional

Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud mempnyai tugas melaksanakan sebagian tugas pemerintah daerah sesuai dengan keahlian apabila dibutuhkan.

  1. Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud teridiri dari sejumlah tenaga fungsional yang diatur dan ditetapkan berdasarkan peraturan perundang-undangan.
  2. Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dimpin oleh seorang tenaga fungsional senior yang ditunjuk.
  3. Jumlah tenaga fungsional sebagaimana dimaksud ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja.
  4. Jenis dan jenjang jabatan fungsional sebagaimana dimaksud diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku
  5. Kelompok jabatan fungsional mempunyai tugas sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

STRUKTUR ORGANISASI