Selasa, 28 Maret 2017 | 09:25:26
DINAS PERKEBUNAN DAN PETERNAKAN
Diposting Oleh andi | Jenis SKPD: Dinas | 19 Januari 2017
Nama Kepala : H. BAKHTIAR, SP
NIP Kepala : 196110131982031003
Website Instansi : batangharidisbun@yahoo.go.id
Alamat Kantor : Jln. Jenderal Sudirman Muara Bulian
TUGAS POKOK DAN FUNGSI

VISI DAN MISI

 DINAS PERKEBUNAN KABUPATEN BATANG HARI

VISI

 “ Terwujudnya Usaha Perkebunan sebagai ekonomi utama masyarakat Batang Hari yang dikelola secara adil, lestari dan berkelanjutan ”.

 

 MISI

  1. Meningkatkan dan mengoptimalkan pemanfaatan potensi perkebunan bernilai ekonomi tinggi secara adil, taat hukum dan berkelanjutan dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan.
  2. Meningkatkan produksi dan produktivitas komoditi perkebunan unggulan sebagai penggerak utama ekonomi kerakyatan.
  3. Meningkatkan mutu produk, peluang pasar, pengembangan industri hilir produk unggulan (Crumb rubber dan CPO) dan kemandirian petani dalam pemasaran hasil perkebunan untuk mendorong percepatan kesejahteraan petani perkebunan.
  4. Menciptakan kondisi yang menjamin peluang berusaha bagi pelaku usaha perkebunan secara adil, harmonis dan menguntungkan.

 

TUGAS

POKOK DAN FUNGSI

 

KEPALA DINAS 

TUGAS :

Memimpin, mengarahkan, menerapkan kebijaksanaan dan program kerja serta mengawasi pelaksanaan tugas sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

 

FUNGSI :

  1. Perencanaan Pelaksanaan pelayanan administrasi kegiatan penyelenggaraan pemerintahan umum sub sektor Perkebunan  
  2. Pengumpulan bahan dan petujuk teknis pembinaan perumusan kebijakan penyelenggaraan bidang pembangunan sesuai dengan Peraturan dan Perundang-undangan yang berlaku.
  3. Pemberian bimbingan dan petunjuk teknis dibidang tugas kepada bawahan.
  4. Pelaksanaan Pengelolaan barang milik daerah dilingkungan dinas selaku penggunaan barang milik daerah sesuai ketentuan yang berlaku.  
  5. Perencanaan kebutuhan dan penganggaran serta pelaksanaan pengadaan barang milik daerah (sarana dan prasarana ) dilingkungan dinas sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
  6. Pelaksanaan pengamanan dan pemeliharaan serta penatausahaan barang milik darah dilingkungan Dinas Perkebunan Kabupaten Batang hari.
  7. Pendelegasian pengeluaran rekomendasi untuk perizinan usaha perkebunan didaerah  sesuai dengan kewenangan yang diberikan.

 

SEKRETARIS DINAS

 

TUGAS :

Menyelenggarakan ketatausahaan di lingkungan Dinas Perkebunan dan pembinaan dalam rangka unsur kepegawaian, keuangan dan aset serta hubungan masyarakat, perlengkapan dan rumah tangga dinas.

 

FUNGSI :

  1. Merencanakan penyelenggaraan kegiatan dan pembinaan pelayanan administrasi dilingkungan Dinas, mentaati ketentuan jam kerja sesuai dengan Peraturan dan Undang – undangan yang berlaku.  
  2. Mengatur rencana Penyelenggaan pelaksanaan kegiatan dan tugas terhadap bawahan.
  3. Pemberian bimbingan terhadap pelaksanaan  kegiatan dan tugas subbag umum dan asset, Kepegawaian dan Ketatalaksanaan serta Keuangan
  4. Pengelolaan sistem pengendalian rencana kebutuhan perlengkapan dan perbekalan di dinas perkebunan serta upaya penyelesaian masalah hukum yang berkaitan dengan pelaksaan program  perkebunan dan pembangunan lahan perkebunan di wilayah Kabupaten Batang Hari.
  5. Pengelolaan ketatausahaan dan proses pengendalian administrasi terhadap masuk keluarnya surat menyurat, penyimpanan, pemeliharaan serta menjaga kearsipan surat-surat dan naskah dinas yang telah diproses sesuai dengan pokok masalah.
  6. Pengelolaan  sistem pelayanan proses Administrasi Kepegawaian
  7. Pengelolaan sistem pelayanan proses administrasi keuangan.

 

KASUBBAG UMUM DAN ASET 

 

TUGAS :

 Mengendali surat masuk dan keluar, memelihara kearsipan surat, menyusun rencana kebutuhan perlengkapan dan aset dan rumah tangga dinas.

 

FUNGSI :

  1. Pengelolaan dan mengendalikan surat masuk dan keluar ;
  2. Pemrosesan surat-surat serta naskah dinas sesuai ketentuan yang berlaku;
  3. Penyimpanan, memelihara dan menjaga kearsipan surat-surat dan naskah dinas yang telah diproses sesuai dengan pokok masalah ;
  4. Penyusunan rencana pengadaan dan mendistribusikan peralatan serta perlengkapan kantor kepada masing-masing bidang dilingkungan dinas secara professional ;
  5. Pengelolaan dan menginventarisir peralatan dan perlengkapan kantor milik dinas untuk memudahkan pengawasan ;                                                 
  6. Penerimaan dan pemberian pelayanan kepada tamu-tamu dinas setiap hari kerja ;
  7. Pemberian informasi dan mencatat kegiatan Kepala Dinas setiap hari ;
  8. Pelaksanaan pengawasan pelaksanaan tugas umum dan perlengkapan serta pengevaluasian dan penyusunan laporan realisasi pelaksanaan tugas untuk disampaikan kepada Sekretaris sebagai pertanggung jawaban ;
  9. Pembagian tugas kepada bawahan sesuai dengan bidangnya ;
  10. Pemberian petunjuk kepada bawahan sebagai bahan pembinaan dan pengembangan karir
  11. Penilaian prestasi kerja bawahan sebagai bahan pembinaan dan pengembangan karir ;
  12. Penghimpunan, mengklasifikasi dan melakukan dokumentasi peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan program Dinas Perkebunan ;
  13. Penyiapan pelayanan administrasi pelaksanaan perjalanan dinas pegawai Dinas Perkebunan ;
  14. Pelaksanaan tugas-tugas lain yang di berikan oleh atasan ;

 

KASUBBAG KEUANGAN

 

TUGAS :

 Membantu Sekretaris dalam pelaksanaan urusan administrasi kepegawaian dan ketatalaksanaan.

 

FUNGSI :

  1. Pengoordiniran pengumpulan data/bahan dari unit-unit kerja dilingkungan dinas sebagai bahan penyusunan anggaran, baik rutin maupun pembangunan
  2. Pengkoordinasian antar dan antara unit kerja dilingkungan dinas serta informasi terkait dalam pelaksanaan tugas sehingga ada keterpaduan.
  3. Penyusunan dan pembuatan Rencana Kerja Anggaran (RKA) dan Dokumen Pengguna Anggaran (DPA) untuk setiap tahun anggaran
  4. Pengarahan kepada bawahan dengan memberikan petunjuk dalam penyusunan anggaran, baik anggaran rutin maupun pembangunan agar alokasi anggaran sesuai dengan ketentuan yang telah digariskan
  5. Pemberian bimbingan kepada bendaharawan melalui pengarahan teknis perbendaharaan, pembukuan dan anggaran agar pengelolaannya terlaksana sesuai dengan pedoman dan petunjuk dibidang keuangan
  6. Pengoordinasian dan mengarahkan pencairan anggaran melalui pengajuan surat penerbitan Surat Permintaan Pembayaran (SPP), Surat Keterangan Otoriasasi (SKO) dan Surat Permintaan Pembayaran (SPP), Surat Perintah Membayar Uang (SPMU) baik untuk anggaran rutin maupun pembangunan kepada Bupati melalui Bagian Keuangan untuk pembayaran gaji, belanja rutin maupun pembangunan dengan pemberian pengarahan agar sesuai dengan jumlah yang telah dianggarkan
  7. Pengoordiniran dan mengeluarkan keuangan untuk pembayaran gaji, belanja rutin maupun pembangunan dan pemberian pengarahan agar sesuai dengan jumlah yang telah diagarkan
  8. Pengoordiniran dan mengerjakan pembuatan Surat Pertanggung Jawaban (SPJ) atas permintaan dan pengeluaran anggaran sebagai bahan pertanggung jawaban       
  9. Pemantauan pengelolaan keuangan melalui laporan keuangan berupa buku-buku bendaharawan, kwitansi dan Surat Pertanggung Jawaban (SPJ) guna mencegah penyimpangan
  10. Pemberian petunjuk dibidang pembuatan laporan keuangan agar sesuai dengan peraturan dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku                                                 
  11. Pelaporan pelaksanaan tugas dibidang pengelolaan keuangan baik secara lisan maupun tertulis sebagai pertanggung jawaban kepada Sekretaris
  12. Mengevaluasi pelaksanaan tugas pengelolaan keuangan dengan meneliti laporan-laporan keuagan guna mengetahui apakah pengelolaannya telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan
  13. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan 

 

KASUBBAG KEPEGAWAIAN DAN KETATALAKSANAAN

 

TUGAS :

 Membantu Sekretaris dalam pelaksanaan urusan bidang administrasi keuangan

 

FUNGSI :

  1. Penyediaan bahan/materi serta perangkat peralatan yang diperlukan sesuai bidang tugasnya;
  2. Pemberian bimbingan, pengarahan dan petunjuk teknis dibidang tugas kepada  bawahan;
  3. Pelaksanaan pengawasan pelaksanaan tugas serta pengevaluasian dan penyusunan laporan realisasi pelaksanaan tugas untuk disampaikan kepada Sekretaris;
  4. Pembagian tugas, pemberian petunjuk dan arahan kepada bawahan dalam pelaksanaan tugas;
  5. Penilaian prestasi kerja bawahan sebagai bahan pembinaan dan pengembangan karir;
  6. Penyiapan bahan-bahan untuk pelaksanaan pembahasan masalah hukum, pengelolaan organisasi dan ketatalaksanaan kegiatan dinas ;
  7. Penyusunan data kepegawaian, pembutan Daftar Urutan Kepangkatan (DUK), usulan penerbitan Kartu Pegawai, TASPEN, Kartu Istri/Suami dan Askes ;
  8. Pemberian petunjuk pembuatan Daftar Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan (DP-3) sesuai ketentuan ;
  9. Pengurusan kenaikan gaji berkala dan kenaikan pangkat dilingkungan dinas ;
  10. Pengusulan pemberhentian dan pemindahan bebas tugas menjelang pensiun sesuai ketentuan yang berlaku ;
  11. Penyusunan usulan pemberian uang duka / wafat dan uang tunggu sesuai ketentuan yang berlaku ;
  12. Pengusulan pegawai yang akan mengikuti pendidikan dan latihan, tugas belajar, bintek dan kursus sesuai ketentuan yang berlaku ;
  13. Penyelesaian kasus kepegawaian dilingkungan dinas sesuai ketentuan yang berlaku ;
  14. Pelaksanaan tugas lain yang di berikan oleh atasan ;

 

KEPALA BIDANG PROGRAM

 

TUGAS :

 Membantu Kepala Dinas dalam melakukan penyusunan program dan evaluasi penyiapan pelaporan.

 

FUNGSI :

  1. Menyiapkan bahan-bahan/materi serta perangkat peraturan yang berkaiatan dengan bidang tugasnya
  2. Pemberian bimbingan dan pengarahan serta petunjuk teknis sesuai bidang tugas kepada bawahan
  3. Penyiapan bahan perumusan program kerja dinas perkebunan
  4. Penyusunan konsep kebijakan operasional informasi program meliputi pelayanan informasi pelaporan dan pengembangan
  5. Penyusunan program perkebunan dan pembangunan perkebunan di Kabupaten Batang Hari
  6. Penyiapan konsep penyusunan kebijakan operasional tentang pembinaan usaha perkebunan dan kelembagaan petani
  7. Penyusunan konsep pembinaan dan pengarahan dibidang manajemen usaha tani, pelayanan kelembagaan dan asosiasi perkebunan
  8. Penganalisaan jenis skala usaha tani yang fleksibel
  9. Penyusunan konsep pembinaan penerapan pada kerja sama kemitraan usaha perkebunan

 

KEPALA SEKSI DATA DAN INFORMASI

 

TUGAS :

Membantu Kepala Bidang Program dalam melakukan penyusunan data dan informasi tentang perkebunan.

 

FUNGSI :

  1. Penyediaan data informasi usaha perkebunan yang efektif dan efisien
  2. Pengumpulan bahan-bahan/data dan analisa data statistik perkebunan
  3. Pengadaan kerja sama dengan sumber-sumber teknologi media masa dalam rangka visualisasi dan penyampaian informasi penerapan teknologi anjuran
  4. Pelaksanaan evaluasi kegiatan pengambilan bahan-bahan, data dan kegiatan penyampaian informasi

 

KEPALA SEKSI PENGEMBANGAN USAHA DAN KELEMBAGAAN PETANI

 

TUGAS :

 Membantu Kepala Bidang Program dalam melakukan pengembangan usaha dan pembinaan kelembagaan petani.

 

FUNGSI :

  1. Penyiapan bahan-bahan untuk penyusunan kebijakan operasional di bidang pengembangan usaha dan kelembagaan petani
  2. Pengumpulan bahan-bahan dan analisa data yang diperlukan untuk pelaksanaan pengembangan usaha dan kelembagaan petani;
  3. Penyiapan konsep kegiatan peningkatan penyuluhan pembinaan usaha tani, pembinaan manajemen usaha, pelayanan kelembagaan petani dan asosiasi perkebunan
  4. Penganalisaan jenis skala usaha tani yang fleksibel dan Penyiapan data informasi usaha perkebunan yang efektif dan efisien.

 

KEPALA SEKSI PROGRAM DAN EVALUASI

 

TUGAS :

 Membantu Kepala Bidang Program dalam melakukan penyusunan program dan evaluasi penyiapan laporan.

 

FUNGSI :

  1. Pengumpulan data serta bahan-bahan hasil pelaksanaan untuk kegiatan perencanaan
  2. Pembuatan Perencanaan Strategis (RENSTRA) kegiatan perkebunan untuk jangka waktu 5 (lima) tahun dan selanjutnya
  3. Pembuatan Perencanaan Kinerja (RENJA) setiap tahun untuk kegiatan tahun berikutnya
  4. Pembuatan Laporan Akuntabilitas Instansi Pemerintah (LAKIP) kegiatan perkebunan tahun lalu setiap awal tahun
  5. Pembuatan Laporan Kegiatan Perkebunan secara berkala
  6. Pembuatan Laporan Kegiatan Tahunan (LAPTAH) kegiatan Sub Sektor Perkebunan 

 

KEPALA BIDANG PRODUKSI

 

TUGAS :

 Melaksanakan pembinaan dan pengawasan teknis perbenihan/bibit, tanaman perkebunan, pupuk dan alat mesin perkebunan (alsinbun), pengujian dan penerapan teknologi sesuai kepentingan dan kondisi.

 

FUNGSI :

  1. Menyiapkan bahan-bahan/materi serta perangkat peraturan yang berkaiatan dengan bidang tugasnya
  2. Pemberian bimbingan dan pengarahan serta petunjuk teknis sesuai bidang tugas kepada bawahan
  3. Pembinaan pengembangan jenis komoditi tanaman perkebunan, pengadaan benih/bibit tanaman perkebunan serta pengawasan peredarannya
  4. Pemberian bimbingan usaha penangkar benih/bibit tanaman perkebunan serta pengujian, kaji terap, demontrasi teknologi anjuran ditingkat usaha tani.
  5. Pembinaan dan pengawasan pengujian pupuk di tingkat petani dan peredaran pupuk tingkat pengecer/petani serta pemungutan hasil/panen komoditas perkebunan sesuai dengan anjuran teknis.
  6. Pengoordinasian dengan instansi pengawasan dan pengembangan mutu benih tanaman perkebunan

 

KEPALA SEKSI PENINGKATAN PRODUKSI

 

TUGAS :

 Pelaksanaan pembinaan, pengawasan teknis peningkatan produksi tanaman perkebunan sesuai dengan kepentingan dan kondisi.

 

FUNGSI :

  1. Penyiapkan bahan-bahan/materi serta perangkat peraturan yang berkaiatan dengan bidang tugasnya
  2. Pemberian bimbingan demontrasi pemupukan
  3. Pemberian bimbingan blok penghasil tinggi
  4. Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan Kepala Bidang dan pemberian saran/pertimbangan kepada Kepala Bidang sesuai tugasnya

 

KEPALA SEKSI PERBENIHAN

 

TUGAS :

 Pelaksanaan pembinaan dan pengawasan usaha perbenihan/bibit tanaman perkebunan.

 

FUNGSI :

  1. Penyiapkan bahan-bahan/materi serta perangkat peraturan yang berkaiatan dengan bidang tugasnya
  2. Pemberian pembinaan dan bimbimbingan usaha penangkar benih/bibit tanaman perkebunan
  3. Pelaksanaan pengawasan peredaraan benih/bibit tanaman perkebunan ditingkat penangkar/petani
  4. Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan Kepala Bidang dan pemberian saran/pertimbangan kepada Kepala Bidang sesuai tugasnya

 

KEPALA SEKSI TEKNOLOGI PRODUKSI

 

TUGAS :

 Pelaksanaan pembinaan, pengawasan dan penerapan teknologi produksi bidang perkebunan sesuai kepentingan dan kondisi.

 

FUNGSI :

  1. Penyiapkan bahan-bahan/materi serta perangkat peraturan yang berkaiatan dengan bidang tugasnya
  2. Pelaksanaan bimbingan alat mesin perkebunan (alsinbun)
  3. Pelaksanaan pengujian, kaji terap bimbingan dan pengawasan penerapan teknologi anjuran tingkat usaha tani
  4. Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan Kepala Bidang dan pemberian saran/pertimbangan kepada Kepala Bidang sesuai tugasnya

 

KEPALA BIDANG PENGOLAHAN LAHAN DAN PEMASARAN HASIL PERKEBUNAN 

 

TUGAS :

 Pelaksanaan pembinaan teknis dan pengawasan pengelolaan/pemasaran hasil-hasil perkebunan sesuai dengan kepentingan dan kondisi lingkungan.

 

FUNGSI :

  1. Penyiapan bahan-bahan/materi, serta perangkat peraturan yang diperlukan di bidang tugas pekerjaan
  2. Pemberian bimbingan dan pengarahan serta petunjuk teknis dibidang tugas, kepada bawahan
  3. Pemberian pembinaan kepada masyarakat perkebunan di bidang pengolahan dan pemasaran hasil perkebunan
  4. Pelaksanaan bimbingan promosi hasil perkebunan dan Koperasi Unit Desa (KUD)/Koprasi dalam rangka pemasaran produksi secara bersama melalui hubungan kemitraan
  5. Pelaksanaan bimbingan pengujian kaji terap, demontrasi teknologi pengolahan hasil ;
  6. Pemberian pelayanan izin dan bimbingan unit Pengolahan Hasil (UPH) ;

 

KEPALA SEKSI PEMASARAN HASIL

 

TUGAS :

 Pelaksanaan pembinaan dan pengawasan mutu hasil perkebunan sesuai dengan standar teknis yang telah diterapkan.

 

FUNGSI :

  1. Penyiapan bahan-bahan/materi serta perangkat peraturan yang diperlukan ;
  2. Pelaksanaan pembinaan dan penerapan format harga dasar komoditi perkebunan serta pemberian informasi pasar dan hasil analisa evaluasi pasaran kepada petani/masyarakat ;
  3. Pelaksanaan pemantauan harga komoditi hasil perkebunan di daerah ;
  4. Penyediaan data dan informasi pasar untuk keperluan analisis dan perkiraan pasar (market intelligent).
  5. Pembuatan dan penyampaian laporan kepada Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran atas pelaksanaan tugas fungsinya :
  6. Pelaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh kepada bidang dan pemberian saran pertimbangan kepada kepala bidang sesuai tugasnya ;

 

KEPALA SEKSI PENGENDALIAN MUTU HASIL PERKEBUNAN

 

TUGAS :

Pelaksanaan pembinaan dan pengawasan mutu hasil perkebunan sesuai dengan standar teknis yang telah ditetapkan.

 

FUNGSI :

  1. Penyiapan bahan-bahan/materi serta perangkat peraturan yang diperlukan
  2. Pelaksanan pembinaan dan penerapan mutu hasil perkebunan serta menyebarkan keterangan antara konsumen dan produsen
  3. Pelaksanaan dan pemantauan mutu yang diberlakukan terhadap hasil perkebunan di daerah.
  4. Pelaksanaan uji coba/kerjasama dengan instansi terkait dalam pengawsan mutu hasil perkebunan
  5. Pembuatan dan penyampaian laporan kepada Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan atas pelaksanaan tugas fungsinya  ;
  6. Pelaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh kepada bidang dan pemberian saran pertimbangan kepada kepala bidang sesuai tugasnya ;

 

KEPALA SEKSI PENGOLAHAN HASIL PERKEBUNAN 

 

TUGAS :

 Pelaksanaan pembinaan teknis dan pengawasan pengelolaan/pemasaran hasil-hasil perkebunan sesuai dengan kepentingan dan kondisi lingkungan.

 

FUNGSI :

  1. Penyiapan bahan-bahan/materi serta perangkat peraturan yang diperlukan ;
  2. Pemberian pelayanan izin dan bimbingan usaha pengolahan hasil Perkebunan yang dikapasitasnya setara dengan luasan izin usaha perkebunan sesuai kewenangan yang diberikan ;
  3. Membuatan laporan pelaksanaan tugas kepada kepala bidang pengolahan hasil dan pemasaran terhadap pelaksanaan tugas fungsinya
  4. Pelaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh kepada bidang dan pemberian saran pertimbangan kepada kepala bidang sesuai tugasnya ;

 

KEPALA BIDANG PENGELOLAAN LAHAN DAN PERLINDUNGAN PERKEBUNAN 

 

TUGAS :

 Pelaksanaan pembinaan dan pengawasan teknis dalam pemanfaatan lahan maupun perlindungan tanaman perkebunan.

 

FUNGSI :

  1. Menyiapkan bahan-bahan/materi serta perangkat peraturan yang berkaiatan dengan bidang tugasnya
  2. Pemberian bimbingan dan pengarahan serta petunjuk teknis sesuai bidang tugas kepada bawahan
  3. Pelaksanaan pembinaan pengembangan dan pengelolaan lahan serta jenis komoditi tanaman perkebunan dan perlindungan serta pengawasan tanaman perkebunan
  4. Pembinaan pembinaan perlindungan tanaman perkebunan
  5. Pemberian bimbingan, pengawasan dan peredaran hasil perkebunan
  6. Pembuatan peta penyebaran Organisme Penggangu Tanaman (OPT) dan menerapkan larangan keluar/masuk media pembawa Organisme Penggangu Tanaman (OPT) secara periodic dan melakukan analisis kerugian akibat larangan Organisme Penggangu Tanaman (OPT)
  7. Perencanaan pencadangan lahan, sesuai dengan potensi pengembangan tanaman perkebunan
  8. Pelaksanaan identifikasi areal potensi sesuai dengan komoditas perkebunan

 

KEPALA SEKSI KONSERVASI DAN REHABILITASI LAHAN

 

TUGAS :

 Pelaksanaan pembinaan dan penanganan konservasi lahan dan rehabilitasi lahan perkebunan serta melakukan evaluasi tugas.

 

FUNGSI :

  1. Pemberian bantuan kepada Kepala Bidang Pengelolaan Lahan dan Perlindungan Tanaman Perkebunan sesuai dengan bidang tugasnya
  2. Pemberian bahan-bahan/materi serta perangkat peraturan yang diperlukan dibidang tugasnya
  3. Pemberian bimbingan tentang rehabilitasi lahan perkebunan sesuai kewenangan yang diberikan
  4. Penyampaian laporan pelaksanaan tugas kepada Kepala Bidang Pengelolaan Lahan dan Perlindungan Perkebunan dan Pemasaran terhadap Pelaksanaan tugas fungsinya
  5. Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Pengelolaan Lahan dan Perlindungan Perkebunan

 

KEPALA SEKSI PENANGGANAN GANGGUAN HASIL PERKEBUNAN 

 

TUGAS :

 Membantu Kepala Dinas dalam melakukan penanganan gangguan usaha perkebunan.

 

FUNGSI :

  1. Penyiapan bahan-bahan/materi serta perangkat peraturan yang berkaiatan dengan bidang tugasnya
  2. Pelaksanaan pembinaan dan pengujian, pengawasan peredaran dan dampak penggunaan pestisida
  3. Pelaksanaan pembinaan perlindungan tanaman perkebunan
  4. Pengamatan, pembinaan pengendalian OPT (Organisme Penggangu Tanaman) serta penerapan PHT (Pengendali Hama Terpadu)
  5. Pembuatan peta penyebaran OPT (Organisme Penggangu Tanaman) dan menerapkan larangan keluar/masuk media pembawa OPT (Organisme Penggangu Tanaman) secara periodic dan melakukan analisis kerugian akibat larangan OPT (Organisme Penggangu Tanaman)
  6. Pelaksanaan pembinaan pemanfaatan dan pemeliharaan secara pelintar

 

KEPALA SEKSI PENGELOLAAN LAHAN 

 

TUGAS :

Melakukan pemantauan dan pengelolaan lahan perkebunan serta sumber daya lahan.

 

FUNGSI :

  1. Penyiapan bahan-bahan untuk penyaluran kebijakan operasional dibidang pengelolaan lahan perkebunan
  2. Pengumpulan bahan-bahan dan yang diperlukan untuk pelaksanaan pengembangan dan sumberdaya lahan di wilayah Kabupaten Batang Hari untuk dianalisa
  3. Pelaksanaan perencanaan lahan sesuai dengan potensi penyebaran tanaman perkebunan
  4. Pelaksanaan perencanaan teknis kegiatan diversifikasi, rehabilitasi dan pelestarian maupun oleh perusahaan perkebunan
  5. Pelaksanaan perencanaan dalam rangka perluasan dan peremajaan tanaman perkebunan
  6. Pelaksanaan perencanaan tentang pemanfaatan sumberdaya lahan perkebunan
  7. Pelaksanaan identifikasi lahan potensi sesuai dengan komoditi perkebunan 

STRUKTUR ORGANISASI

STRUKTUR ORGANISASI DISBUN BATANG HARI

 PRODUK UNGGULAN

 Pembangunan perkebunan memiliki peran pentingdalam koridor perekonomian Batang Hari. Peran ini digambarkan melalui kontribusinya terhadap pembentukan capital, penyerapan tenaga kerja, sumber pendapatan bagi sebagian besar masyarakat serta sebagai pelestarian lingkungan.Lebih spesifik lagi, peran penting ini terlihat pada kontribusi komuditas unggulan yang dikelola oleh sebagian besar masyarakat pedesaan dalam menghasilkan komoditas karet, kelapa sawit dan non unggulan lainnya dapat dilihat dalam data statistik.

 

Tahun 2012 merupakan tahun Kedua dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Batang Hari Tahun 2011-2016.  Penyelenggaraan pembangunan perkebunan tahun 2011-2016 pada dasarnya merupakan bahagian yang tidak terputus dan lanjutan dari RPJMD lima tahun sebelumnya.  Dari berbagai indikator makro, secara empiris menunjukkan bahwa sampai dengan 2012 sektor perkebunan masih merupakan sektor paling dominan dan berperan besar dalam perekonomian daerah di Kabupaten Batang Hari. Sektor ini memiliki elastisitas yang cukup tinggi dalam mempengaruhi perekonomian masyarakat, terutama dari komoditi karet dan kelapa sawit.

 

Sektor perkebunan dilihat data statistik dan variabel ekonomi, merupakan salah satu kontribusi terhadap PDRB, ketersediaan sumber daya alam dan “share”-nya terhadap penyerapan tenaga kerja yang masih sangat signifikan.  Dari luas wilayah 518.035 Ha, memiliki potensi bidang perkebunan sebesar ± 336.722 ha atau ± 65 % terutama untuk komoditi karet dan kelapa sawit. 

 

Demikian pula jika dilihat dari kontribusinya terhadap PDRB ternyata sektor perkebunan merupakan penyumbang tertinggi terhadap PDRB Batang Hari.  Pada tahun 2007 kontribusi sektor perkebunan terhadap PDRB atas dasar Harga Konstan sebesar 16,83%, tahun 2008 sebesar 16,55%,  tahun 2009 sebesar 16,55%, tahun 2010 sebesar 16,67% , tahun 2011 sebesar 16,14% dan pada tahun 2012 sebesar 16,75%.   

 

Dalam hal penyerapan tenaga kerja sektor ini memberi kontribusi sekitar 72 % dari total rumah tangga masyarakat Batang Hari hidup sebagai petani pada sektor perkebunan.

Gambar :

                

 

         

              

Gambaran Umum Dinas Perkebunan Kabupaten Batang Hari

        Kabupaten Batang Hari dibentuk pada tanggal 1 Desember 1948 berdasarkan Peraturan Komisaris Pemerintah Nomor 81/Kom/U tanggal 30 November 1948 dengan Pusat Pemerintahan di Kota Jambi. Kemudian pada Tahun 1965 berdasarkan UU Nomor 7 Tahun 1965 Kabupaten Batang hari dimekarkan menjadi 2 Kabupaten yaitu Kabupaten Batang Hari dengan Pusat Pemerintahan di Kenali asam dan Kabupaten Tanjung Jabung dengan Pusat Pemerintahan di Kuala Tungkal. Kemudian berdasarkan pertimbangan bahwa Kenali Asam sebagai Ibu Kota Pemerintahan dirasakan kurang dapat menampung perkembangan maka pada tahun 1979 berdasarkan UU Nomor 12 Tahun 1979 Pusat Pemerintahan Kabupaten Batang Hari dipindahkan ke Muara Bulian. Perkembangan selanjutnya sejalan dengan Era Reformasi dan Tuntutan Otonomi, maka Kabupaten Batang Hari berdasarkan UU Nomor 54 Tahun 1999 kembali mengalami Pemekaran Kabupaten yaitu Kabupetan Batang Hari dengan Pusat Ibu Kota di Muara Bulian dan Kabupaten Muaro Jambi dengan Pusat Ibu Kota di Sengeti. Akibat dari pemekaran ini, maka luas wilayah kabupaten Batang Hari semakin berkurang dan terdata luas Kabupaten Batang Hari 5.804,83 Km2 , akan tetapi perkembangan penduduk semakin tinggi.