Minggu, 28 Mei 2017 | 23:42:34
Bidang Perkebunan
Diposting Oleh KPDE Kab. Batang Hari | 11 Oktober 2012



PERKEBUNAN karet merupakan komuditi unggulan yang menjadi andalan perekonomian msyarakat Kabupaten Batang Hari, hampir 70 % masyarakat Batang Hari hidup dari komuditi Karet.

Tahun 2006 luas tanman karet di Batang Hari 108.960 ha dengan produksi 47.068 ton, tahun 2010 meningkat menjadi 111.758 ha dengan produksi 62.728 ton, dan produktifitas 0,83 ton per tahun.

Peningkatan produksi dan produktivitas tanaman karet ini dilakukan oleh Pemkab Batang Hari melalui kebijakan peremajaan karet tua, penyediaan bibit unggul dan perluasan areal tanaman.

Sejak tahun 2006 sampai dengan 2010 telah diemajakan karet tua seluas 14.432 ha, baik melalui APBD Batang Hari maupun dari sumber pendanaan lainnya, upaya replanting karet tua di Batang hari didukung dengan kredit revitalisasi perkebunan.
Komitmen Pemkab Batang Hari dalam upaya replanting karet tua salah satunya diwujudkan dalam bentuk penyediaan bibit karet bermutu secara lokal, hal ini dilakukan melalui pengembangan fungsi balai pembibitan perkebunan di Desa Simpang Karmio Kecamatan Batin XXIV dan penumbuhan petani penangkar.

Saat ini di Batang Hari memiliki balai pembibitan karet seluas 7 ha di Desa Simpang Karmio dan Kebun Entres yang telah dimurnikan seluas 4 ha yang mampu menghasilkan 1.500.000 mata entres berkualitas untuk petani penangkar, selain itu keberadaan 9 petani penangkar bibit karet seluas 22,75 hektar mampu menghasilkan bibit karet bermutu sekitar 995 ribu batang bibit karet bermutu pertahun.

Upaya peningkatan pendapatan petani khususnya petani karet dan memutus mata rantai tata niaga pemasaran karet dan mengurangi ketergantungan petani dengan tengkulak, tahun 2010 Rp 600.000.000 kepada 12 kelompok tani karet, masing-masing Rp. 50.000.000 sebagai dana talangan modal pemasaran karet yang dipinjamkan secara bergulir kepada anggota, dan petani dapat menjual karet langsung ke pabrik.

Untuk komuditas kelapa sawit di Batang Hari sangat mempengaruhi perekonomian masyarakat dan pertumbuhananya dalam beberapa tahun ini cukup signifikan, tahun 2006 luas tanam kelapa sawit di Batang Hari 63.503 ha dengan produksi dalam bentuk CPO 97.613 ton, meningkat pada tahun 2010 menjadi 68.316 ha luas tanam dengan produksi CPO 181.336 ton. Upaya Pemkab Batang Hari untuk pengembangan komuditas sawit antara lain melalui penyediaan bibit unggul bermutu unuk masyarakat dengan harga subsidi serta menciptakan iklim usaha yang saling menguntungkan antara ppetani dan investor.